16 agustus 2011
Orang Israel makan manna empat puluh tahun lamanya sampai mereka tiba di tanah yang didiami orang; mereka makan manna sampai tiba di perbatasan tanah kanaan
Keluaran 16:35
Saya memakai bahan kuliah untuk bacaan Alkitab sehari-hari, dan hasilnya luar biasa karena ayat-ayat ini sangat cocok dalam hidup saya dan seolah-olah sengaja dipilih untuk situasi saya seperti sekarang ini.
Dalam kitab keluaran, roti manna yang turun dari sorga, tampak tidak turun pada waktu yang tepat bagi saya. Orang Israel sudah bersusah payah melewati tanah gersang dan tandus untuk segera meraih masa-masa gemilang secepatnya_saya tidak bisa mengerti! kami berdua, suami dan saya baru-baru ini menjalani operasi persendian karena radang sendi sehingga menjadi pincang_penyakit orang yang sudah tua. Rumah kami perlu perbaikan juga, tetapi tagihan rumah sakit melebihi anggaran semula. Tugas-tugas menumpuk dan melewati tenggat waktu, dan saya tidak tahu lagi dari mana saya harus mendapatkan uang dan energi.
Apa yang dilakukan Allah terhadap bangsa Israel?? Hujan disediakan dari langit. Untuk makan, mereka tidak perlu bekerja, roti pun sudah tersediah di bumi_ semua kebutuhan sehari-hari mereka sudah disediakan.
Jadi, mana roti manna untuk saya?? Saya menuntut ayat itu dalam Kitab Keluaran. Dimana bekal makanan saya yang turun dari sorga??
Apakah ini arti mukjizat roti manna itu?? Sambil mencoba membuat makna abad kedua puluh satu muncul dari ayat itu, saya mengeluarkankan kamus Alkitab saya untuk melihat arti roti manna itu.
Namun menurut kamus itu, roti manna bukanlah suatu benda. Itu adalah bentuk pertanyaan. Manna artinya "Apakah ini??" Orang Israel tidak mengenal benda bulat kecil berwarna putih yang berada di atas tanah. Mereka justru pertama kali tidak mengenalnya sebagai jawaban atas kebutuhan mereka.
Apakah makanan yang tak dikenal sedang terletak di kaki saya juga?? Saya ragu. Betapa seringnya saya curiga menganggap hal-hal baru dan tak dikenal. Bentuk penyembahan baru, teknologi baru, bos baru di tempat kerja_hanya untuk memperoleh kalimat "Apakah ini??" untuk berubah menjadi bekal sempurna Allah.
Tuhan yang setia, bentuk tak terduga seperti apa yang akan Engkau berikan kepadaku hari ini??_ELIZABETH SHERILLL
Bahan dari : Renungan setiap hari,
Oleh DAILY GUIDEPOSTS
terbitan KARISMA, Mei 2006
Tidak ada komentar:
Posting Komentar